Spiritual Creativity? nothing in google can described this topic heheh, jadi beranjak kepada tulisan-tulisan yang disarankan oleh pak apiq, saya mempunyai pendapat sendiri tentang spiritual creativity

sebenernya creativity itu ada 2, intelligence creativity dan spiritual creativity, sebenernya klo kita merunut kepada Intelligent Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ) dan Spiritual Quotient (SQ) creativity bisa didasarkan dari 3 tersebut.

tapi yang akan saya bahas disini adalah bedanya Intelligent Creativity dan Spiritual Creativity itu apa, Intelligence Creativity itu menurut saya adalah kreatifitas yang berdasarkan otak dan pandangan kita sehari-hari, dimana kita selalu berjalan di jalan yang sama, melihat hal yang sama dan kejadian yang sama, dan kita menggabungkan itusemua dengan kekuatan otak kita dan membuat sebuah karya yang sempurna berdasarkan halhal dasar tersebut.

sedangkan spiritual creativity adalah suatu bentuk kreatifitas yang ada dalam hati kita, jiwa kita, sesuatu kreatifitas yang mempunyai dasar passion atau jiwa, sehingga kita bisa menikmati hasil kreatifitas itu dengan hikmat atau perasaan yang ingin disampaikan oleh sang pembuat karya tersalurkan dengan sangat baik, spiritual creativity itu adalah pelengkap dalam sebuah karya yg dihasilkan oleh intelligence creativity, mereka berdua adalah sesuatu hal yang saling berhubungan, tidaklah lengkap jika hanya digunakan salah satunya saja, tapi kita perlu untuk menggunakan keduanya untuk membuat mahakarya yg bisa dinikmati oleh orang lain.

jadi, bisakah kita memasukkan jiwa kita kepada karya yang akan kita bikin nanti? 🙂

Advertisements